Gusi Berdarah Akibatkan Penyakit Jantung
Obesitas, tekanan darah tinggi, dan merokok masih merupakan factor resiko penyebab terbanyak kematian akibat penyakit jantung dan pembuluh darah. Namun, berkembangnya IPTEK kedokteran telah dapat membuktikan bahwa penyakit jantung&pembuluh darah juga dapat disebabkan oleh karena factor infeksi. Sejak tahun 80-an telah dibuktikan bahwa terdapat hubungan antara sakit gigi dengan penyakit jantung koroner.
British Dental Journal edisi maret 1989 juga menyatakan bahwa penyebab adanya hubungan tersebut adalah kuman penyakit gigi, yaitu, streptococcus sanguis. Penelitian pada hewan coba ( anjing, kelinci, dan tikus), dapat membuktika bahwa pada saat menderita penyakit gusi, bakteri streptococcus sanguis dari gusi masuk ke dalam pembuluh darah dan mengikuti aliran darah, kemudian amsuk kedalam pembuluh darah besar aorta, selanjutnya masuk ke jantung dan hinggap ke sel endothelial. Akibatnya, terjadi pengerasan pembuluh darah arteri.
Gusi berdarah berbeda dengan sakit gigi (karies). Gusi berdarah adalah suatu gejala yang diakibatkan oleh proses radang pada gusi atau jaringan penyangga gigi. Jaringan penyangga (periodontal) tidak hanya terdiri dari gusi saja, namun juga tulang, dan jaringan yang menjadi bantalan/peredam serta sekaligus pengikat gigi pada tulang rahang. Radang pada jaringan ini disebut dengan periodentitis. Keradangan ini bisa bersifat kronis(menahun) dan akut. Keradangan ini biasanya disebabkan oleh kuman gram negative, yaitu A. Actinomycetemcomitans dan P. Gingivalis. Suatu penelitian tahun 20090 membuktikan bahwa plak lesi ateros klerosis (pengerasan pembuluh darah arteri) pada umumnya terinfeksi oleh kedua bakteri tersebut.
Kelanjutan lesi aterosklerosis adalah ateroma, yaitu timbulanya gumpalan dalam pembuluh darah arteri yang berisi sel mati, kristal kolesterol dan lain” yang dilapisi dengan plasma termasuk fibrin dan fibrinogen. Ateroma kemudian dapat menyebabkan iskemia (kematian sel karena kurang aliran darah) pada jantung, otak sehingga dapat mengakibatkan kematian. Kenyataan ini diperkuat dengan beberapa bukti yang dilaporkan oleh penelitian lain (1998-2003) di inggris, amerika, swedia, jerman & kanada, yaitu penderita penyakit jantung yang juga menderita penyakit gusi mempunyai resiko meninggal 2 kali lebih besar daripada yang tidak menderita penyakit gusi. Untuk penderita penyakit jantung yang menderita penyakit gusi dan punya kebiasaan merokok, resikonya meningkat 60%.
Dari penjelasan diatas, telah dapat dibuktikan bahwa penyakit gigi dan gusi bukan hanya masalah dirongga mulut saja, namun juga dapat meningkatkan resiko kematian akibat penyakit jantung.
~~“‘~~
Jangan anggap remeh kebersihan dan kesehatan gigi &rongga mulut.
–Darmawan Setijanto (konsultan gigi)—
Yuk kawan kita cegah sebelum semuanya terlambat… ![]()
![]()
![]()
Lett’s go to healthy ![]()
![]()
Source: Jawa Pos, Selasa 12 desember 2006
Popularity: 39% [?]













Wah…
Bisa ada kaitannya gitu ya…
Harus lebih sering gosok gigi nih…
Wah…
Harus lebih sering gosok gigi nih
Apa ini sebagai akibat bertambahnya tekanan-tekanan darah di sekitar pembuluh darah yang melalui gusi?
Duh gw jd parno x(
@ Miftahur
Idenya boleh juga…
@ nahdhi
–pake tongkat aau pedang kalo bisa…
–
Bisa jadi… makanya gigi harus dijaga,…
@Edda
ya jangan sampe….
kalo bisa juga pake benang gigi
Terima kasih infonya. Putriku sering mengalami gusi berdarah. Ternyata kaitan penyakitnya seperti itu ya. Sekali lagi terima kasih.